Bagi
pelukis pemula kebanyakan agak kesulitan ketika melukis wajah sebab
wajah menggambarkan isi pikiran atau isi hati seseorang misalnya orang
sedang senyum, marah, benci, dendam, cemberut, senang dan sebagainya.
Menggambar
atau melukis foto wajah selain sebagai hobi dapat juga berguna untuk
pengembangan kemampuan visual dalam menggambar sebuah objek yang
realis, seperti objek manusia atau objek tiga dimensi lainnya dalam
bidang dua dimensi.
Terdapat
dua macam menggambar foto wajah; yang pertama yaitu memindahkan wajah
dalam foto ke bidang gambar semirip mungkin dan yang kedua memindahkan
wajah dalam foto ke bidang gambar hanya dengan mengambil esensi dari
wajah yang akan digambar. Pada kasus yang pertama dibutuhkan kemampuan
visual yang cermat serta pengetahuan dasar mengenai anatomi wajah
manusia. Sedangkan pada kasus yang kedua selain memiliki kamampuan
visual dan pengetahuan anatomi wajah, juga dibutuhkan kemampuan membaca
karakter dari objek.
Berikut ini beberapa cara melukis wajah dengan pensil :
1. Tentukan Tema
ketika
anda hendak melukis wajah anda harus memastikan wajah yang anda
gambar, apakah wajah senyum, cemberut, dan sebagainya. Selain itu
tentukan wajah yang anda lukis itu apakah lak-laki atau perempuan
apakah orang dewasa, remaja atau anak-anak. Jika anda sudah menentukan
tema lukisan anda maka anda tinggal menggunakan insting melukis anda.
2. Pilih Model
Misalnya
jika anda hendak melukis orang yang sedang sedih, maka anda harus
mencari seorang model yang bisa berakting wajah yang bersedih. Maka
anda harus bisa menjalin komunikasi yang baik dengan model anda.
3. Buat Seketsa
Membuat
seketsa ini sangat penting agar wajah yang anda gambar bisa akurat.
Buatlah seketsa wajah terlebih dahulu terutama di bagian dahi, alis,
mata, hidung, mulut dan pipi. Sebab di bagian-bagian itulah yang bisa
menggambarkan perasaan sesorang.
4. Perhatikan Obyek
Untuk
mempermudah proses penggambaran, sangat dianjurkan untuk membiasakan
mata kita melihat objek yang akan digambar, dalam hal ini foto wajah
yang akan digambar. Peletakan objek yang akan digambar juga sebaiknya
berdekatan atau seolah-olah berdekatan dengan bidang gambar. Arah mata
kita harus selalu berpindah-pindah dari bidang objek ke bidang gambar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar