Pengertian Rsync dan Crontab
Rsync
adalah tools untuk remote copy. Software yang dirancang oleh Andrew Tridgell
ini pada prinsipnya bekerja menggunakan rsync remote-update protocol (TCP)
sehingga mampu untuk membackup data dalam suatu network dengan cara melakukan
copy file baik dari local ke local atau dari remote ke local. Rsync dijalankan
melalui rsync daemon dan menggunakan port 873. Artinya dengan Rsync terjadi
sinkronisasi dari satu komputer ke komputer lain.
Beberapa
fitur yang ditawarkan Rsync :
1.
Mendukung penyalinan
link, device, owner, grup, dan permisi.
2.
Option exclude dan
exclude-from serupa dengan GNU tar
3.
Sebuah mode CVS exclude
untuk mengabaikan file-file yang sama yang akan diabaikan oleh CVS
4.
Dapat menggunakan sembarang remote shell transparan,
termasuk rsh atau ssh
5.
Tidak membutuhkan root privileg
6.
Pipelining transfer file untuk meminimalkan
biaya latency
7.
Dukungan bagi server
rsync anonymous atau authenticated
Untuk
mengetahui apakah Rsync sudah diinstal atau belum, perlu ketikkan rsync –version.
Jika ternyata belum terinstal Rsync maka perlu dowload dulu baik versi tarball
maupun RPM-nya.
Ada
beberapa buah cara untuk menggunakan rsync :
1.
untuk menyalinkan
file-file lokal. Ini dilakukan dengan tidak menggunakan tanda “:” pada path
sumber dan tujuan.
2.
Untuk menyalinkan dari
mesin lokal ke mesin remote dengan menggunakan program remote shell sebagai
alat transpornya. Dapat dilakukan ketika path tujuan berisikan tanda pemisah
“:”.
3.
untuk menyalin dari
mesin remote ke mesin lokal dengan menggunakan program remote shell sebagai
alat transpornya. Dapat dilakukan ketika path sumber berisikan tanda pemisah
“::” atau sebuah URL rsync://.
4.
Untuk menyalinkan dari
mesin lokal ke server rsync remote. Ini dilakukan dengan memberikan tanda
pemisah “::” pada path tujuan.
5.
Untuk menampilkan
daftar file-file pada mesin tujuan. Dapat dilakukan dengan cara yang sama
dengan transfer rsync kecuali anda tidak mengisikan tujuan lokal
Crontab
adalah aplikasi untuk penjadwalan. Hal ini memungkinkan user melakukan eksekusi
aplikasi atau script program sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Crontab
menggunakan daemon Cron, konfigurasi ini terdapat pada masing-masing home
direktori user, disimpan di /var/spool/cron/crontab. File crontab ada di
direktori /etc/crontab. Crontab memiliki konfigurasi sebagai berikut:
Perhatikan
diagram diatas tiap bagian di pisah oleh spasi. Perintahnya dimulai dari: Menit
(0-59), Jam (0-23), Hari (1-31), Bulan (1-12), Minggu (0-6, 0=Minggu).
Editor
Crontab Sebelum memulai aplikasi crontab, kita harus menetapkan editor text apa
yang akan digunakan untuk crontab. Kali ini saya menggunakan editor teks
“nano”, bagi yang lebih senang memakai “vi” atau “emacs” silahkan saja.
Perintahnya adalah: # export EDITOR = nano
Fungsi
cron Di UNIX ataupun Linux penjadwalan kerja otomatis yang dilakukan oleh
sistem bukan merupakan barang baru, karena kita tahu bahwa Linux ataupun UNIX
merupakan sistem operasi yang multitasking dan multiuser, sehingga sangat tepat
digunakan untuk menjalankan berbagai operasi yang bersifat critical mission.
Secara singkat cron dijalankan dengan menggunakan perintah crontab. Crontab
sendiri akan menyimpan baris-baris perintah tersebut pada direktori
/var/spool/cron/crontab. Untuk dapat menjalankan crontab, pastikan bahwa sistem
Linux anda telah menjalankan daemon yang bernama crond pada waktu booting. Pada
dasarnya tidak ada perintah yang bernama cron, akan tetapi anda hanya
menggunakan utilitas crontab dan daemon crond.
Contoh
aplikasinya
crontab
-e
Untuk
edit file crontab, atau membuatnya jika belum ada.
Crontab
-l
Menampilkan
isi dari file crontab
crontab
-r
Menghapus
file crontab
crontab
-v
Menampilkan
kapan terakhir kalinya kamu mengedit file crontab tersebut
Untuk membuat schedule silahkan lakukan perintah dibawah ini. crontab -e , tekan tombol ‘i’ untuk melakukan proses insert scheduler format nya seperti ini :
* * * * * perintah_untuk_dilaksanakan, setelah selesai tekan esc lalu :wq untuk menyimpannya.
Keterangan :
Untuk membuat schedule silahkan lakukan perintah dibawah ini. crontab -e , tekan tombol ‘i’ untuk melakukan proses insert scheduler format nya seperti ini :
* * * * * perintah_untuk_dilaksanakan, setelah selesai tekan esc lalu :wq untuk menyimpannya.
Keterangan :
bintang
ke 1 : Untuk Menit 0 – 59
bintang
ke 2 : Untuk Jam 0-23
bintang
ke 3 : Untuk Hari 1-31
bintang
ke 4 : Untuk Bulan 1-12
bintang
ke 5 : Untuk Hari (senin-minggu), Senin =1
Contoh:
30 18 * * * rm /home/ram/tmp/*
artinya
“Setiap jam 18.30 rm (remove) semua file di path /home/ram/tmp/”
Contoh
lainnya:
30
1 2 1,8,12 * —> artinya “Setiap jam 01.30 setiap tanggal 2 Januari, 2
Agustus, dan 2 Desember”
5,10
0 12 * 2 —> artinya “Setiap jam 00.5 dan 00.10 setiap hari Selasa di tanggal
12 setiap bulannya”
0,10,20,30,40,50
* * * * -> artinya ” Setiap 10 menit sekali”
dst..
dst..
2.3. Konfigurasi Backup Otomatis dengan Rsync dan Crontab
1. Instal Rsync
Untuk menginstal Rsync di ubuntu
14.04 ,anda hanya tinggal mengetikkan perintah “ $ sudo apt-get install rsync “

2. Instal Crontab
Untuk instal crontab di ubuntu 14.04 , anda cukup
mengetikkan perintah “ $ sudo apt-get
install cron “
Setelah itu, anda ketikkan “ # crontab -e “ untuk membuat suatu
penjadwalan dan setelah itu akan muncul tampilan seperti ini
Setelah itu, anda ketikkan “ 01 * * * * rsync -av /home/stikom /media “ yang artinya adalah folder stikom yang berada di home akan di
backup ke folder media dalam waktu 1 menit kedepan.
Lalu anda save dan exit
Setelah 1 menit anda dapat mengecek
di folder media dan akan ada folder stikom yang sama dengan yang ada di folder
home
3. Permasalahan jika tidak berhasil
melakukan Backup Otomatis
Terkadang jika crontab tidak
melakukan backup maupun menjalankan perintah yang telah ditulis maka ada
beberapa cara untuk mengatasinya
pertama anda stop dahulu proses yang
sedang berlangsung dengan mengetikkan perintah “ # /etc/init.d/cron stop “
Setelah itu anda jalankan kembali
prosesnya dengan mengetikkan perintah “ #
/etc/init.d/cron start “
Setelah itu seketika proses akan
kembali berjalan sesuai dengan perintah yang telah dibuat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar